Ambon, Pena-Rakyat.com – Walikota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa penanganan persoalan sampah di kawasan Pasar Mardika, khususnya kebiasaan membuang sampah ke laut, tidak bisa hanya mengandalkan pembentukan satuan tugas (satgas), melainkan membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat.
Hal ini disampaikan Wattimena saat diwawancarai di Kantor Balai Kota Ambon, Jumat (10/4/2026). Ia mengakui, meskipun pengawasan melalui satgas bisa dilakukan, namun efektivitasnya terbatas jika tidak diikuti perubahan perilaku warga.
“Lagi-lagi saya sampaikan bahwa kita tidak akan berhasil dalam pengelolaan sampah ini kalau masyarakat belum sadar. Kita bisa melarang, kita bisa bentuk satgas, tapi mau jaga sampai kapan? Setiap kebijakan itu pasti membutuhkan anggaran, sementara kita juga terbatas,” ucapnya.
Pendekatan jangka panjang yang sedang dilakukan pemerintah adalah melalui penataan kawasan pesisir Mardika. Pembangunan di sepanjang pantai diharapkan dapat menutup ruang bagi aktivitas yang selama ini menjadi sumber sampah, termasuk lapak-lapak liar,”tuturnya.
“Kalau nanti tidak ada lagi lapak-lapak yang berjualan di situ, maka otomatis tidak ada lagi yang membuang sampah ke laut. Ini bagian dari solusi yang kita dorong,” ujarnya.
Selain itu, Wattimena juga menekankan pentingnya sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi di pusat-pusat aktivitas baru, seperti Pasar Hatukau yang saat ini sedang dibangun. Ia meminta agar fasilitas tersebut dilengkapi dengan sistem pengelolaan sampah yang baik agar tidak menimbulkan masalah serupa di kemudian hari.
“Saya minta Pasar Hatukau yang sementara dibangun harus dilengkapi dengan pengelolaan sampah yang baik, sehingga sampah bisa terkelola di situ,” tegasnya.
Di sisi lain, ia mengakui bahwa pengawasan di wilayah pesisir bukan perkara mudah, mengingat luasnya area yang harus dijaga. Oleh karena itu, pendekatan edukasi dan imbauan kepada masyarakat tetap menjadi langkah utama yang terus dilakukan pemerintah.
“Laut ini luas, pemerintah tidak mungkin menjaga setiap jengkal pesisir. Karena itu kita terus mengedukasi dan mengajak masyarakat supaya tidak membuang sampah ke laut,” tandasnya.









