Walikota Ambon jadi keynote speaker icast 2026

by -0 views

Ambon, Pena-Rakyat.com – Walikota Ambon Bodewin Wattimena tampil sebagai Keynote Speaker pada The 2nd International Conference on Advanced Science and Technology (ICAST) 2026 yang diselenggarakan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Pattimura (Unpatti) di hotel Santika premiere pada Jumat (16/10/2026).

Konferensi internasional tahun kedua ini mengusung tema besar “Integrating Science and Technology for Sustainable and Inclusive Development” – Integrasi Sains dan Teknologi untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Inklusif, yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

Di hadapan ratusan peserta yang terdiri dari Rektor Unpatti, para profesor, peneliti lintas negara, akademisi, praktisi industri, dan Kepala Bappeda Provinsi Maluku, Walikota Bodewin membawakan materi khusus berjudul “Pembangunan Inklusif Berbasis Sains dan Teknologi”.

Dalam forum tersebut, Walikota menegaskan bahwa orientasi pembangunan Kota Ambon tidak boleh terjebak pada kecanggihan teknologi semata. Ia mendorong pemanfaatan sains dan teknologi sebagai instrumen pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau kita bicara peran sains dan teknologi untuk kepentingan pembangunan kesejahteraan masyarakat, maka dia tidak boleh hanya diukur dari seberapa canggih teknologi yang kita gunakan,” kata Bodewin.

Menurutnya, ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana kemajuan sains dan teknologi mampu mendukung pencapaian tujuan pembangunan, memperluas manfaat bagi masyarakat, mengurangi kesenjangan, membuka kesempatan, serta menjaga keberlanjutan.

Bodewin menjelaskan, pengetahuan menghasilkan dasar dan bukti untuk menentukan kebijakan, sementara teknologi menjadi alat untuk menghadirkan solusi. Tujuan pemerintahan adalah memastikan peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan minimal masyarakat bisa tercapai.

Ia memaparkan kompleksitas persoalan perkotaan yang dihadapi Ambon sebagai kota pulau kecil: kemiskinan, ketimpangan, produktivitas UMKM, transformasi ekonomi digital, pemerataan pendidikan dan literasi, akses kesehatan hingga ke wilayah-wilayah, serta persoalan lingkungan seperti sampah, kualitas air, perubahan iklim, kemacetan dan banjir.

Untuk UMKM, Bodewin menekankan keterbatasan sumber daya alam membuat kota harus mendorong kemandirian dan adaptasi digital untuk memperluas jejaring dan akses pasar.

“Tidak ada satu pihak pun yang mampu menyelesaikan persoalan-persoalan ini sendiri. Dia butuh kerja bersama, dia butuh kolaborasi,” tegasnya.

Ia menyebut pendekatan Pentahelix – kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat, dan unsur terkait lainnya – sebagai kunci. Perguruan tinggi memiliki posisi strategis karena kapasitas keilmuan, penelitian, inovasi dan teknologi.

Bodewin juga mengingatkan agar adopsi teknologi tetap kontekstual dan berpusat pada manusia. Ia mencontohkan usulan masyarakat agar pemerintah menggunakan pesawat untuk menangani kabut asap kebakaran dan rekayasa cuaca untuk mendatangkan hujan – teknologi tersebut memang ada, namun penerapannya harus disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan daerah, tidak bisa hanya karena keinginan tanpa faktor ilmiah.

“Perkembangan sains dan teknologi, dia mesti paralel seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia itu sendiri,” ujarnya.

Menutup keynote-nya, Walikota menegaskan visi kepemimpinannya 2025-2030: “Ambon Manise yang Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan.” Prinsip inklusif dimaknai sebagai memastikan semua warga terakses dan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh intervensi dan menikmati hasil pembangunan.

“Inklusif adalah di situ supaya memastikan apa? Semua terakses. Semua memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh intervensi pembangunan dan hasil-hasilnya,” pungkasnya.

Konferensi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum pertukaran pengetahuan dan publikasi ilmiah, tetapi menghasilkan kemitraan dan rekomendasi konkret yang dapat ditindaklanjuti untuk pembangunan Maluku yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.