Ambon, Pena-Rakyat.com – Diduga Salah satu Dokter di puskesmas waihoka, Kota Ambon melakukan perselingkuhan dengan seorang pria.
Hal ini diungkapkan oleh Abdul S. (34) yang merupakan suami dari Dokter bersangkutan. Ia mengungkapkan kalau dia melihat keduanya bermesraan.
Menurutnya, Pada saat itu ia mendapat informasi bahwa istrinya sedang makan bersama seorang pria di sebuah warung di kawasan wayame, Kecamatan Teluk Ambon. Peristiwa ini terjadi pada senin 22 September 2025, sekitar pukul 20. 30 WIT.
Saat itu, Abdul langsung menuju lokasi sesuai informasi. Benar terjadi, dokter yang diketahui bernama Sulaia Sangadji (33) berstatus ASN Pemkot Ambon, kedapatan bermesraan bersama pria lain. Diketahui pria itu bernama Ruswan M. S. Latuconsina, Berprofesi sebagai pengacara di Jakarta. Diduga Ruswan juga telah memiliki keluarga.
Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri bahwa mereka berdua dengan mesra, bahkan berpegangan tangan di dalam warung,” Ucap Abdul.
Keduanya duduk bersama hingga pukul 21.08 WIT, lalu pergi dengan mobil milik dr. Sulaia. Kemudian saya membuntuti mereka, namun hilang jejak,”tuturnya.
Lanjutnya, saya berinisiatif mengecek ke rumah istri saya di kawasan Arbes, tetapi tidak menemukannya di sana.
Satu jam sebelumnya, Ruswan sempat melakukan siaran langsung di akun Facebooknya. Dalam video tersebut, pemilik akun terlihat duduk di kursi depan, sementara dr. Sulaia diduga yang mengemudikan mobil. Abdul merasa geram dengan dugaan perselingkuhan ini.
Sebagai seorang dokter dan ASN, menurut Abdul, harusnya menunjukkan moralitas dan mematuhi kode etik. Ia menilai tindakan istrinya tidak bermoral dan telah menodai integritas profesinya. Secara hukum dia masih terikat perkawinan yang sah dengan saya. Apa yang mereka lakukan tidak bermoral, bermesraan di depan umum,”terang Abdul.
Abdul menuntut agar dr. Sulaia Sangadji mendapatkan sanksi disiplin berat sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Dampaknya saya mengalami guncangan mental karena melihat istri saya berduaan dengan pria lain,”keluhnya.
“Saya meminta Walikota Ambon untuk mengambil tindakan tegas dengan membina istri saya di BKD dan diperiksa oleh Inspektorat BKD,”tegasnya.
