Ambon, Pena-Rakyat.com – DPC PERMAHI Ambon membantah tuduhan yang di sampaikan ke walikota ambon bodewin wattimena, yang dekat dengan kelembagaan OKP karna kepentingan politik, tentunya itu merupakan tudingan yang provokatif.
Kami menilai ada segelintir orang yang ingin menyebar pemberitaan provokatif terhadapa walikota ambon, dengan tajuk walikota hanya pro ke organisasi muslim, namun realitanya bukan hanyak OKP background kegamaan melainkan semua organisasi kepemudaan seperti LSM dan juga Paguyuban.
Bodewin wattimena juga menjadi walikota dengan rentetan jabatan yang di emban secara profesional, yang lahir dari lulusan IPDN dan memiliki pengalaman terkait dinamika birokrasi dalam membijaki publik.
Sebagai mahasiswa dan juga aktivis seharusnya bisa memahami peran peran strategis pemerintah yang merangkul demi perwujudan nyata atas kolaboratif bersama dalam semua elemen di daerah kota ambon.
Jangan bangun narasi dan opini liar yang seolah olah ingin memberitakan propaganda di kalangan publik khususnya kepada mahasiswa yang berkecimpung di kelembagaan kepemudaan maupun organisasi kemasyarakatan.
Kami juga menilai dengan adanya pemberian bantuan kepada setiap kelembagaan yang bermitra, itu merupakan hak yang juga di atur dalam aturan dan ketentuan keuangan bagi pemberdayaan organisasi kepemudaan.
Dan pemberian tersebut tidak asal asalan ada ketentuan dan prosedurnya sebagaimana Organisasi kepemudaan harus memenuhi kriteria tertentu, seperti bersifat nirlaba, memiliki badan hukum yang sah, dan menyampaikan usulan tertulis lengkap dengan proposal dan kelengkapan administrasi lainnya, lalu bertanggung jawab atas penggunaan dana yang diterima.
Ini perlu di ketahui publik dan tidak asal asalan dalam menerima masukan pemberitaan yang di sampaikan oleh segelintir maupun oknum yang mencoba memberikan pemberitaan yang tendensius dan terkesan provokatif.










