PB AMGPM menggelar aksi damai

by -0 views

Ambon, Pena-Rakyat.com – Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) menggelar aksi damai di Lapangan Merdeka Ambon, Jumat (25/09/2026) sore.

Dalam orasi yang menggugah, AMGPM menyebut sejarah perjalanan mereka hampir tak pernah diwarnai aksi jalanan. Mereka percaya aparat penegak hukum mampu menyelesaikan konflik. Namun realitas sosial hari ini merobek kepercayaan itu.

“Hati kami menangis, bahkan tersayat. Betapa tidak, ketika ada sebagian anak bangsa tega membakar dan mengusir anak bangsa lain dari negerinya sendiri,” teriak orator di tengah massa.

Jika dibiarkan, AMGPM menilai peristiwa pembakaran dan pengusiran warga dari negeri asalnya itu akan melahirkan keraguan dan merusak martabat kemanusiaan di Maluku.

Atas dasar itu, dengan kekuatan 261 cabang dan 1.072 ranting se-Maluku dan Maluku Utara, AMGPM menyampaikan tiga tuntutan keras.

Pertama, mendesak Kepolisian Daerah Maluku segera mengusut tuntas dan menangkap seluruh aktor intelektual, pelaku pembakaran, dan pelaku konflik untuk dihukum sesuai perbuatannya, tanpa pandang bulu dan tanpa berlindung atas nama kelompok.

Kedua, menjamin warga korban konflik sosial yang terpaksa terusir dari negerinya dapat kembali ke tempat mereka lahir dan dibesarkan tanpa rasa takut.

Ketiga, menuntut janji para pemimpin negeri dan jajaran kepolisian untuk menegakkan hukum yang adil, tanpa diskriminasi, serta memastikan potensi konflik serupa tidak terulang.

Aksi damai itu mendapat respons langsung dari Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun. Ia menyebut aksi AMGPM sebagai aksi paling damai sekaligus peringatan keras.

“Ini warning bagi seluruh petinggi di negeri ini. Mari dukung penegakan hukum sampai tuntas supaya melahirkan kepastian hukum. Siapa pun yang terlibat harus dihukum,” tegas Benhur.

Sementara itu, Walikota Ambon Bodewin Wattimena menyatakan dukungannya penuh. “Konflik tidak pernah berdampak positif. Hati boleh panas, tapi tindakan harus damai.

Pemerintah Kota Ambon akan berlaku adil melayani seluruh rakyat. Dari Angkatan Muda GPM, saya yakin kedamaian akan tercipta di kota ini,” kata Bodewin.

AMGPM menegaskan, aksi di Lapangan Merdeka dan Polda Maluku ini adalah yang pertama. Mereka berharap tidak perlu datang untuk kedua kalinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.