Ambon, Pena-Rakyat.com – Menindak lanjuti hasil rapat teknis DLHP Kota Ambon bersama Ocen Cleanup dan Balai Wilayah Sungai.
Ocean Clean up didampingi Tim DLHP melakukan survey ke titik saluran terbuka yang bermuara ke Teluk Ambon.
Survey dilakukan pada 9 sungai padat penduduk di Kota Ambon, perairan laut Teluk Ambon, mangrove dan DAM rinjani serta mengunjungi 5 sungai prioritas yaitu: Wai batu Merah, Wairuhu, Waiheru, Waitomu dan Wai Batu Gantong pada Senin (24/08/2026) untuk mendapatkan spot foto sampah di darat yang masih berada di bagian hilir sungai.
Untuk mendapatkan spot foto sampah darat di area hilir 5 sungai prioritas Kota Ambon, titik lokasi terbaik berada di area muara sungai (pertemuan dengan Teluk Ambon) atau sekitar jembatan utama sebelum garis pantai.
Area ini menjadi titik akumulasi akhir sampah domestik dari hulu dan pemukiman padat sebelum masuk ke laut.
Titik pantau 5 sungai prioritas (bagian hilir) :
1. Wai Batu Merah (muara & jembatan) lokasi spesifik yang dijadikan spot foto: Area di bawah jembatan Batu Merah (jalur utama) hingga area pemukiman apung dekat pangkalan ojek/pasar.
Banyak sampah menumpuk di area hilir, terlihat sangat kumuh, ada tikus berkeliaran dan tidak higienis, bisa mengakibatkan banyak penyakit, sampah juga terlihat di talud dan sedimentasi pasir hilir. Karakteristik: Daerah sangat padat penduduk dengan volume sampah plastik tinggi.
2. Wai Ruhu (Kawasan Galala – Hative Kecil) lokasi spesifik yang dijadikan spot foto: Area sekitar jembatan Wai Ruhu (dekat Mall MCM, jembatan Merah Putih sisi Galala) ke arah muara pantai.
Sampah tersangkut di pondasi jembatan dan batas vegetasi riparian. Karakteristik: arus hilir membawa material sampah rumah tangga campuran termasuk sampah kursi sofa.
3. Waiheru (Kawasan Pesisir Utara Teluk) lokasi spesifik yang dijadikan spot foto: hilir dekat area pemukiman Waiheru sebelum masuk ke ekosistem mangrove lokal.
Foto diambil dari akses jalan jembatan kecil pemukiman warga. Karakteristik: banyak sampah plastik pembungkus dan styrofoam.
4. Wai Tomu (Pusat Kota / Belakang Kota) lokasi spesifik yang dijadikan spot foto: sepanjang talud hilir di belakang kawasan perhotelan/ruko, dekat jembatan Wai Tomu menuju pantai mardika.
Sampah darat menumpuk di pinggiran beton saat air surut. Karakteristik: sampah domestik perkotaan dengan kepadatan tinggi.
5. Wai Batu Gantong (Kawasan Talake / Kudamati) lokasi spesifik yang dijadikan spot foto: jembatan hilir dekat perbatasan Talake menuju muara pantai.
Titik foto diambil dari sisi kiri/kanan jembatan polres Perigi Lima. Karakteristik: Aliran sempit dengan topografi curam yang menjebak sampah di kelokan hilir.
9 Sungai (Wai) yang di jadikan lokasi survey hari ini adalah: Wainitu, Wai Batu Gantong, Wai Batu Gajah, Wai Tomu, Wai Batu Merah, Wairuhu, Waiheru, Wailela, Waiyame.








