Jakarta, Pena-Rakyat.com – Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dan Ketua Umum Partai Golkar, mengusulkan volume BBM bersubsidi jenis solar dan minyak tanah sebesar 19,561 juta kiloliter dalam RAPBN 2027, terdiri dari 19 juta kiloliter Solar dan 0,561 juta kiloliter minyak tanah.
Hal ini diusulkan Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR, di Jakarta, Rabu (02/09/2026).
Terkait hal ini, Bahlil mengatakan harga dan proses masuknya pasokan bahan bakar akan mempertimbangkan situasi global dan perubahan harga.
Pemerintah juga mengusulkan subsidi tetap Solar sebesar Rp1.000 per liter. Usulan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan dan keterjangkauan energi bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas sektor produktif pada 2027.









