Jakarta, Pena-Rakyat.com – BKKBN RI dalam rilisnya Selasa (08/09/2026), menyampaikan kalau literasi bukan hanya tentang seberapa banyak kita membaca atau menulis, tetapi juga bagaimana pengetahuan yang kita peroleh dapat dipahami, diterapkan, dan dibagikan kembali dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan budaya literasi yang kuat, kita dapat memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mengambil keputusan yang bijak.
Penyuluh KB dan PLKB hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keluarga, khususnya dalam aspek kependudukan, pembangunan keluarga, dan keluarga berencana.
Melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang dekat dengan masyarakat, Penyuluh KB dan PLKB membantu keluarga memperoleh informasi yang valid, mudah dipahami, dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluh KB dan PLKB juga turut mendorong keluarga untuk semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga, kesehatan di semua siklus hidup, pengasuhan anak, serta berbagai upaya untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera.
Dengan pengetahuan dan informasi yang tepat, keluarga diharapkan semakin mampu mengambil keputusan yang baik dan merencanakan masa depan secara lebih bijak.
Mari terus tumbuhkan semangat membaca, belajar, berbagi informasi, dan meningkatkan pengetahuan bersama. Jadikan literasi sebagai kekuatan untuk membangun keluarga yang berdaya, berkualitas, dan siap menyongsong masa depan.










