Ambon, Pena-Rakyat.com – Pemerintah Kota Ambon memaparkan capaian satu tahun pelaksanaan 17 Program Prioritas dalam konferensi pers di Ruang Vlisingen, Balai Kota Ambon, Jumat 20 februari 2026.
Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Ambon Bodewin Wattimena didampingi Wakil Walikota Ambon Ely Toisutta, serta dihadiri Penjabat Sekretaris Kota, pimpinan OPD dan insan pers.
Dalam pemaparannya, pemerintah membeberkan berbagai capaian yang disebut sebagai hasil kerja kolaboratif selama periode Februari 2025 hingga Februari 2026.
Pemkot menempatkan penguatan ekonomi kreatif sebagai salah satu fokus utama dengan mendorong akses keuangan bagi pelaku usaha kreatif, pelaksanaan workshop digital, serta program Ambon Creative Preneur untuk mencetak wirausaha muda.
Berbagai event musik dan budaya digelar untuk memperkuat identitas Ambon sebagai City of Music, dengan melibatkan ratusan UMKM yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.
Di sektor pelayanan dasar, program penyediaan air bersih mencatat penambahan pelanggan serta pengembangan jaringan perpipaan dan instalasi pengolahan air di sejumlah wilayah.
Pemerintah juga melakukan peningkatan jalan, rehabilitasi pasar, pembangunan rumah layak huni serta pemasangan lampu jalan sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur kota.
Upaya peningkatan ekonomi turut dilakukan melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha gratis, pengembangan ratusan UMKM, sertifikasi koperasi serta pelatihan kerja termasuk bagi penyandang disabilitas.
Pemkot juga menyediakan fasilitas pemasaran seperti booth kontainer dan etalase untuk mendukung pelaku usaha lokal.
Dalam sektor lingkungan, ratusan ton sampah ditangani setiap hari dengan penambahan armada dan pembangunan TPS serta penataan TPA menuju sistem controlled landfill.
Di bidang pendidikan, puluhan ribu siswa menerima program makan bergizi gratis dan ratusan sekolah mendapat dukungan program pendidikan termasuk penerapan kurikulum musik.
Sementara di sektor kesehatan, cakupan Universal Health Coverage mencapai hampir seluruh penduduk dengan penurunan kasus stunting yang disebut sebagai capaian signifikan.
Pemkot juga memperkuat peran lembaga keagamaan melalui pemberian insentif petugas keagamaan, safari keagamaan serta bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu.
Program WAJAR sebagai kanal pengaduan publik terus berjalan dengan ratusan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti pemerintah.
Realisasi Pendapatan Asli Daerah tahun 2025 mencapai ratusan miliar rupiah dengan berbagai langkah intensifikasi pajak dan peningkatan sistem pelayanan publik.
Indeks Kepuasan Masyarakat melalui Mall Pelayanan Publik juga mengalami peningkatan yang menunjukkan perbaikan kualitas layanan.
Walikota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan capaian yang dipaparkan merupakan pijakan untuk melanjutkan pembangunan kota ke depan.
Ia menekankan bahwa pemerintah akan terus memperkuat pembangunan yang inklusif, berkelanjutan dan berdaya saing dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Dengan berbagai capaian tersebut, Pemkot optimistis arah pembangunan kota akan semakin terukur dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.










