Ambon, Pena-Rakyat.com – Saat menyampaikan materi parenting di SMP Negeri 14 Ambon, pada Selasa (04/11/2025) dalam program inovatif “BerObat” (Belajar Menjadi Orang Tua Hebat), Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena tegaskan pendidikan anak bukan soal nilai raport tapi soal akhlak, karakter, dan lingkungan.
Di hadapan kepala sekolah, guru, pejabat dinas, dan ratusan siswa, Lisa mengingatkan bahwa keberhasilan seorang anak lahir dari kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga membimbing dan menjadi orang tua kedua di sekolah. Namun, keberhasilan pendidikan tak bisa ditumpukan pada sekolah saja, orang tua punya tanggung jawab yang sama,”terang Lisa.
Dalam sesi awal, Lisa Wattimena memutar cuplikan film pendek yang menggambarkan peran guru sebagai sosok penghapus kegelapan, sesuai makna kata guru dalam bahasa Sansekerta: gu berarti kegelapan dan ru berarti yang menghapus.
Lisa juga menegaskan, Guru adalah pendidik profesional sebagaimana diamanatkan UU No. 14 Tahun 2005. Pendidikan akan berhasil bila ada sinergi antara guru, orang tua, dan lingkungan.
Lisa juga mengajak para siswa untuk berani bercerita, meminta bantuan jika mengalami kekerasan, serta menjaga diri di dunia nyata maupun dunia digital. Kalian adalah generasi yang akan menggantikan kami. Kami hadir karena kami sayang, bukan untuk menggurui,”tegasnya.
Anak-anak diharapkan tumbuh sebagai generasi yang berakhlak, cerdas, mandiri, dan bermental kuat,”tandasnya. (Hasbi)









