Karnaval Budaya kota-kota se-Indonesia dalam Munas VII APEKSI, Walikota Ambon Bodewin Wattimena mendorong seluruh potensi kota Ambon.

by -3 views

Surabaya, Pena-Rakyat.com – Jumat (09/05/2025) Karnaval Budaya Munas VII APEKSI di Kota Surabaya begitu meriah dengan tampilan budaya kota-kota se-Indonesia. Startnya mulai dari Siola Jl. Tunjungan dan finishnya di Balai Pemuda, Jl. Gubernur Suryo.

Kota Ambon tampil dengan ciri khasnya sebagai Kota musik dan kota yang banyak tampilan budaya dan juga yang begitu banyak dukungan. Itu terlihat dari warga kota Surabaya yang banyak sorak-sorai terkait tampilan budaya dari Ambon.

Ini kan pawai budaya, jadi semua kota difasilitasi untuk menunjukkan adat istiadat budaya yang di miliki. Kota Ambon sendiri kita mengkombinasikan antara adat-istiadat, tarian cakalele, totobuang, tapi juga ada Ambon City Of Music.

Jadi antara Ambon dengan kearifan lokal tetapi juga Ambon dalam memaknai branding City Of Music. Saya kira ini sesuatu yang baik, paling tidak sebagai kota tua yang eksis selama ini, kita berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat Nasional supaya paling tidak nama besar Ambon ini tidak hilang, tapi terus dipandang sebagai kota yang terus bertumbuh dan berupaya untuk memberikan nilai tambah bagi kotanya.

Kita berharap kedepan Ambon akan semakin maju, itu keinginan kita bersama. Tentunya dengan kerja keras pemerintah dengan didukung oleh seluruh masyarakat dan mudah-mudahan ini bisa tercapai. Ada banyak cerita, ada kota-kota yang berhasil dengan pengelolaan sampahnya, dan kita ingin Ambon bisa belajar dan bisa lebih baik lagi.

Paling tidak keberhasilan kota-kota lain bisa jadi motivasi bagi kita, menjadi contoh bagi kita replikasi untuk bisa dibuat di Kota Ambon, Kalau ini bisa di lakukan dengan baik.

Memang kita tidak bisa berubah seperti Kota Surabaya, Kota Medan, Kota Jakarta dan Lainnya. Tetapi paling tidak dengan keberadaan kita, kita mampu untuk bisa bersaing di soal kebersihan, tata kota yang baik, soal kemiskinan yang menurun, angka pengangguran menurun, dan lain-lain,”tutupnya.” (Hasbi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.