Ambon, Pena-Rakyat.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menegaskan siap mewujudkan pembangunan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak melalui penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Kota Ambon Tahun 2026.
“Forum ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi yang akan menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah,” kata Wakil Walikota Ambon Ely Toisutta di Ambon, Selasa (30/06/2026).
Musrenbang Anak yang difasilitasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat, dan Desa (P3AMD) Kota Ambon tersebut, kata dia, merupakan bagian dari komitmen Pemkot Ambon dalam mewujudkan Kota Layak Anak.
Dia menjelaskan, Kota Layak Anak adalah sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini menegaskan bahwa anak bukan lagi menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi subjek dalam pembangunan,” ujarnya.
Ia berharap Forum Anak dapat terus menjalankan perannya sebagai pelopor dan pelapor, sekaligus berkontribusi dalam mendorong perlindungan anak di Kota Ambon.
Ely juga meminta para camat mendorong pembentukan Forum Anak di seluruh desa dan kelurahan di wilayah masing-masing. Langkah tersebut dinilai penting agar semakin banyak anak memperoleh ruang untuk berpartisipasi dalam pembangunan sebagaimana diamanatkan dalam kebijakan partisipasi anak.
Sejalan dengan visi Ambon Manise yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan, kata dia, penguatan Forum Anak juga menjadi bagian dari program prioritas pemerintah daerah dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra pembangunan.
“Melalui Musrenbang Anak diharapkan anak-anak dapat merencanakan kegiatan yang menjawab kebutuhan anak di Kota Ambon yang nantinya menjadi masukan bagi pemerintah dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Ambon juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-8 kepada Forum Anak Kota Ambon (FAKOTA). Pemkot berharap FAKOTA terus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menginspirasi anak-anak untuk menjadi agen perubahan.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap hasil Musrenbang Anak ini. Setiap masukan dari anak-anak merupakan investasi bagi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter,” ucapnya.
Musrenbang Anak Tahun 2026 menghadirkan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan, serta psikolog Grace Latuheru sebagai narasumber.
Kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan Forum Anak tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa se-Kota Ambon, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Ambon.
