Ambon, Pena-Rakyat.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon melakukan pemeliharaan rutin terhadap sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Sedikitnya 50 titik jalan menjadi sasaran perbaikan yang tersebar di sejumlah kawasan di Kota Ambon.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon Melianus Latuihamallo.,S.T.,M.T saat diwawancarai di Kantor Balai Kota Ambon, Rabu (02/09/2026), menjelaskan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan pemeliharaan rutin, bukan pekerjaan peningkatan jalan secara penuh.
Ia mengatakan, salah satu lokasi yang saat ini mendapat penanganan berada di kawasan Berebere, Kayu Tiga, hingga Suai-Suai menuju Ketelai. Pada ruas tersebut, terdapat sejumlah titik kerusakan yang dilakukan penambalan.
“Penambalan jalan yang di Berebere, Kayu Tiga, di Suai-Suai menuju ke Ketelai. Nah, ada beberapa titik itu. Itu kegiatan pemeliharaan rutin,” ujar Latuihamallo.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami perbedaan antara pemeliharaan rutin dengan pekerjaan peningkatan jalan secara menyeluruh. Untuk pemeliharaan rutin, penanganan dilakukan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan segera.
Sementara pekerjaan hotmix secara penuh untuk satu ruas jalan akan masuk dalam program atau kegiatan peningkatan yang berbeda, dengan penanganan disesuaikan kondisi dan kebutuhan ruas jalan tersebut.
“Untuk kegiatan hotmix secara full nanti masuk di kegiatan pemeliharaan rutin. Kegiatannya pemeliharaan rutin, bukan kegiatan untuk giran beton untuk satu ruas jalan,” jelasnya.
Latuihamallo menegaskan, pola penanganan jalan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan di lapangan. Jika sebuah ruas membutuhkan pekerjaan secara menyeluruh, maka penanganannya dapat dilakukan secara penuh dalam satu ruas, berbeda dengan pemeliharaan rutin yang hanya menyasar titik-titik tertentu.
“Kalau kegiatan yang langsung full, full jalan, satu ruas itu sesuai dengan kondisi yang ada. Tapi kalau yang di Berebere itu cuma pemeliharaan rutin saja,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa penanganan tidak hanya dilakukan di kawasan Berebere dan Kayu Tiga. Dinas PUPR Kota Ambon telah memetakan sekitar 50 titik yang akan mendapatkan perbaikan.
Sejumlah lokasi yang masuk dalam penanganan tersebut antara lain Berebere, Kayu Tiga, Batu Merah menuju Kagangcengke, Kudamati, Mati Tiga, serta beberapa titik lainnya termasuk kawasan Kanrueh.
“Ada sekitar 50 titik yang dibenahi. Jadi di Berebere, Kayu Tiga, nanti di Batu Merah, Batu Merah di arah Kagangcengke, di Kudamati, ada di Mati Tiga, ada beberapa titik, nanti ada di Kanrueh. Ada sekitar 50 titik yang dibenahi,” ungkapnya.
Pemeliharaan rutin ini dilakukan sebagai bentuk penanganan terhadap kerusakan jalan yang membutuhkan perbaikan, sekaligus menjaga kondisi infrastruktur jalan agar tetap dapat digunakan masyarakat dengan aman dan nyaman.
Dinas PUPR Kota Ambon memastikan penanganan akan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil pemantauan kondisi jalan dan tingkat urgensi kerusakan di masing-masing lokasi.








