Dinas Pendidikan Kota Ambon gelar Rakor dan Bimtek 

by -0 views

Ambon, Pena-Rakyat.com – Dinas Pendidikan Kota Ambon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi kepala sekolah dan operator (17-18/4/2026) Hotel Kamari Ambon, Kota Ambon.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Drs F. Taso, sebagai langkah awal memastikan kesiapan pelaksanaan SPMB berjalan lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Dalam sambutannya, Kadis menegaskan bahwa saat ini pihaknya telah memasuki tahapan krusial pelaksanaan SPMB.

Ia optimistis, dengan dukungan pemerintah pusat serta perbaikan sistem, proses penerimaan siswa tahun ini akan lebih optimal.

“Kita sudah masuk dalam suasana SPMB. Ini momentum penting untuk memastikan penyelenggaraan berjalan lebih baik. Harapannya, tahun 2026 ini jauh lebih optimal dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan SPMB tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, sekaligus menjadi ruang evaluasi untuk memperbaiki berbagai kekurangan, baik dari sisi teknis maupun koordinasi antar pihak.

Evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya turut menjadi perhatian serius. Karena masih terdapat sejumlah kendala yang lambat ditangani, bahkan hingga melewati setengah masa pelaksanaan.

“Pengalaman tahun lalu menjadi pelajaran penting. Masih ada persoalan di sekolah yang belum cepat diselesaikan. Tahun ini kita minta semua lebih responsif,” katanya.

Ia pun menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak, mulai dari kepala sekolah hingga operator, dalam merespons keluhan masyarakat.

“Kita harus lebih peduli, responsif, dan proaktif. Jangan sampai masalah dibiarkan berlarut. Semua harus bergerak cepat agar SPMB berjalan lancar, kalau di tahun kemarin itu kita berhubungan langsung dengan pihak kementerian. tahun ini BPMP akan Mengawal kita langsung jika ada persoalan, kita akan dibantu.

Di lain pihak dalam penerimaan SPMB kita akan didukung juga oleh OPD terkait baik Dukcapil soal administrasi kependudukan, begitu pula dengan dinas sosial terkait dengan alokasi untuk afirmasi dan juga Ombudsman yang akan mengawasi penyelenggaraan SPMB.

Mengingat kita akan menyelenggarakan kegiatan penandatanganan pakta integritas seperti tahun kemarin yang melibatkan stakeholder terkait sehingga penyelenggaraan ini selalu didukung dari berbagai pihak sehingga semua bisa terselenggarakan dengan baik secara teknis nantinya” pungkasnya.

Dalam pelaksanaannya, SPMB mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta non-diskriminasi.

Sistem ini juga memastikan seluruh calon peserta didik memiliki kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan.

Adapun penerimaan yang difasilitasi meliputi jalur domisili, prestasi, afirmasi bagi keluarga kurang mampu, serta mutasi orang tua.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, diharapkan mampu menghasilkan kesepahaman antara Dinas Pendidikan, pengawas, dan satuan pendidikan, sekaligus meningkatkan kesiapan sekolah dalam menerapkan SPMB berbasis digital secara terintegrasi.

Dengan berbagai langkah perbaikan tersebut, Pemerintah Kota Ambon berharap pelaksanaan SPMB tahun 2026 dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan minim polemik di masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.