Deputi Gubernur BI membuka resmi peluncuran buku KSK No.47

by -1 views

Jakarta, Pena-Rakyat.com – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global, sistem keuangan Indonesia tetap kuat dan solid, pertumbuhan ekonomi tetap baik, dan stabilitas makro ekonomi tetap terjaga.

Layaknya akar bambu yang kokoh untuk bertahan menghadapi tekanan namun lentur mengikuti arah angin, demikian pula sistem keuangan kita dengan fundamental ekonomi yang kuat dalam menghadapi guncangan, namun tetap responsif dan adaptif terhadap perubahan yang terjadi.

Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Solikin M. Juhro, dalam peluncuran buku Kajian Stabilitas Keuangan No. 47, Agustus 2026 (KSK No. 47) di Bank Indonesia, Jakarta (14/09/2026).

Solikin menekankan pentingnya memaknai RESILIENSI melalui empat prinsip, yaitu:
▶️ RE – Responsif dalam membaca perubahan gejolak global.
▶️ SI – Sinergi antar kementerian, lembaga, otoritas dan industri.
▶️ LIEN – Lincah dan Enduring dalam beradaptasi serta bertahan.
▶️ SI – Siaga mengantisipasi kerentanan dan menjaga ketahanan sistem keuangan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Solikin juga menambahkan bahwa sistem keuangan yang resilien tidak hanya mampu bertahan menghadapi tekanan, tetapi juga harus mampu mengubah ketahanan sistem keuangan menjadi pembiayaan yang lebih kuat bagi perekonomian.