Ambon, Pena-Rakyat.com – Wakil Walikota Ambon Ely Toisutta bersama Pengurus Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Provinsi Maluku menggelar aksi sosial dengan membagikan makanan sahur kepada umat Muslim yang sedang melaksanakan itikaf di sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadan.
Aksi berbagi ini menyasar tiga masjid di wilayah Kota Ambon pada Jumat dini hari (13/03/2026), Adapun lokasi yang dikunjungi rombongan meliputi Masjid Al-Muhajirin Poka Perumnas, Masjid Al-Kautsar BTN Kanawa, dan Masjid Mardatillah Air Besar.
Ketua IPEMI Maluku Hj. Mardiarty menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para pengusaha Muslimah untuk mendukung kekhusyukan ibadah masyarakat di malam-malam ganjil yang penuh kemuliaan.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari IPEMI Maluku berkesempatan berkeliling membagikan makanan sahur ke masjid-masjid yang melaksanakan itikaf. Kami sengaja memilih tanggal ganjil dengan harapan bisa meraih keberkahan malam Lailatul Qadar,” ujar Mardiarty di sela-sela kegiatan.
Ia juga menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Wakil Walikota Ambon yang turun langsung mendampingi pengurus. Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan pada setiap bulan Ramadan di tahun-tahun mendatang sebagai wujud kepedulian antar sesama.
“Kami bersyukur Ibu Pembina kita, Ibu Ely Toisutta isa hadir bersama kami. Terima kasih juga untuk sahabat-sahabat IPEMI yang sudah bergotong-royong memasak dan menyiapkan semua ini secara mandiri,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Wakil Walikota Ambon Ely Toisutta yang juga bertindak sebagai Pembina IPEMI Maluku, mengungkapkan bahwa kehadiran pemerintah dalam kegiatan ini adalah untuk memberikan dukungan moral kepada masyarakat.
“Semua ini dilakukan dengan tulus semata-mata mengharapkan keridaan Allah SWT di sepuluh malam terakhir Ramadhan. Malam-malam seperti ini sangat dirindukan oleh seluruh umat Muslim, khususnya di Kota Ambon,” tutur Ely.
Lebih lanjut, Ely memanjatkan doa agar aksi sosial dan ibadah yang dijalankan masyarakat membawa keberkahan bagi stabilitas daerah.
“Harapan dan doa kami adalah menjadikan Kota Ambon sebagai kota yang Baldatun Tayyibatun Warabbun Ghafur. Semoga umatnya sejahtera, masyarakatnya hidup dalam kedamaian, aman, nyaman, dan tentram. Itulah doa-doa kami di malam terakhir Ramadan ini,” pungkasnya.









