Walikota Ambon : tawuran antar pelajar karena masih lemahnya pembinaan karakter di lingkungan keluarga dan sekolah

by -0 views

Ambon, Pena-Rakyat.com – Dalam upacara peringatan Hardiknas 2026 pada Senin (04/05/2026) Walikota Ambon Bodewin Wattimena menyinggung persoalan serius di dunia pendidikan, yakni masih terjadinya tawuran antar pelajar, khususnya di tingkat SMP.

Ia menilai fenomena ini mencerminkan lemahnya pembinaan karakter di lingkungan sekolah dan keluarga.

Menurutnya, sulit membangun generasi unggul jika kekerasan masih menjadi bagian dari kehidupan pelajar sejak usia dini.

Karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah dan guru mengambil langkah nyata untuk mencegah tawuran dan perundungan.

Instruksi tegas pun diberikan, mulai dari kewajiban mengumpulkan orang tua dan siswa untuk membahas larangan kekerasan, hingga permintaan laporan berupa dokumentasi kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Selain itu, guru diminta menyisipkan pesan moral setiap hari sebelum proses belajar dimulai, guna memperkuat nilai-nilai karakter dan membangun kesadaran siswa terhadap bahaya kekerasan.

Wattimena juga membuka opsi tegas bagi siswa yang terus melakukan pelanggaran berat, dengan mempersilakan sekolah mengembalikan siswa tersebut kepada orang tua jika tidak lagi dapat dibina.

Mengacu pada data nasional yang menunjukkan tingginya angka perundungan di sekolah, ia menegaskan bahwa lingkungan pendidikan harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.