Ambon, Pena-Rakyat.com – Walikota Ambon Bodewin Wattimena, mendorong perluasan penggunaan QRIS hingga ke pedagang pasar tradisional dan pelaku UMKM dalam rangkaian Pekan QRIS Nasional di Ambon, Sabtu (15/08/2026).
Menurutnya, QRIS bukan sekadar tren, melainkan cara untuk mempercepat transaksi, memudahkan pencatatan keuangan, serta melindungi pedagang dari risiko uang palsu.
Pemkot juga berencana menerapkan QRIS untuk pembayaran retribusi daerah dan layanan publik.
“Anak muda harus jadi pelopor, manfaatkan ekosistem digital untuk majukan produk lokal Ambon,” ujarnya.
Sinergi Pemkot, BI Maluku, dan perbankan terus diperkuat agar manfaat pembayaran digital dirasakan hingga ke lapak pedagang.










