Walikota Ambon Bodewin Wattimena resmi melantik dan mengukuhkan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama

by -17 views

Ambon, Pena-Rakyat.com – Walikota Ambon Bodewin Wattimena resmi melantik dan mengukuhkan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Kota Ambon, Jumat (22/08/2025) yang berlangsung di terminal transit Passo.

Proses Pelantikan Ini sesuai Surat Keputusan Nomor 3337 tahun 2025 tanggal 21 Agustus 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari dan dalam jabatan Pejabat Tinggi Pratama di lingkup Pemkot Ambon.

Walikota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa rotasi dan mutasi pejabat merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi, sekaligus menjawab tantangan pembangunan Kota kedepan.

Rotasi dan promosi jabatan bukan sekadar formalitas atau prestise, melainkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pejabat sebelumnya. Tidak ada jabatan bagus atau tidak bagus. Semua ditetapkan sesuai kebutuhan organisasi. Yang dilantik hari ini adalah mereka yang dinilai pantas menduduki posisi tersebut,”ujarnya.

Berikut nama-nama Pejabat yang dilantik hari ini, antara lain: Riko Hayat (Asisten Perekonomian dan Pembangunan), Christian Tutkloy (Kepala Dinas Pariwisata), Febby Maill (Kepala DPMPTSP), Wendi Pelupessy (Kepala Dinas Sosial), Edwin Pattikawa (Asisten Pemerintahan), Alfredo Hehamahua (Kepala Damkar dan Penyelamatan), Apries Gazpers (Kepala DLHP), Richard Luhukay (Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga), Josias Loppies (Kepala Satuan Pol-PP), Rustam Simanjuntak (Staf Ahli Bidang Pembangunan), Vendya Kuncoro (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi), Selly Kalahatu (Inspektur Kota Ambon), Ronald Lekransy (Kepala Diskominfo dan Persandian Kota Ambon), Roy de Fretes (Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah), Joppie Selanno (Kepala BPKAD), dan Welly Patty (Kepala DPPKB).

Lanjutnya, terminal transit Passo jadi tempat pelantikan karena langkah itu sekaligus membuka wacana pemanfaatan gedung tersebut sebagai kantor baru Pemkot Ambon.

Kantor Walikota yang sekarang sudah tidak lagi representatif. Kita akan evaluasi gedung terminal transit ini secara menyeluruh untuk digunakan sebagai pusat pelayanan publik,” jelasnya.

Seleksi Terbuka Menyusul usai pelantikan ini, Kita akan membuka seleksi terbuka untuk tujuh jabatan eselon II yang masih kosong. Tak hanya itu, rotasi jabatan eselon III dan IV hingga tingkat kelurahan juga segera dilakukan,”terangnya.

Seluruh proses mutasi bertujuan membangun birokrasi yang kuat, profesional, dan responsif terhadap program prioritas Pemkot,”tegasnya.

Ini bukan soal siapa ditempatkan di mana, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun kota ini,”tandasnya. (Hasbi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.