Tanamkan karakter anti korupsi pada puluhan guru madrasah

by -6 views

Jakarta, Pena-Rakyat.com – KPK mendorong penguatan Pendidikan Antikorupsi (PAK) sejak usia dini sebagai investasi jangka panjang dalam membangun generasi berintegritas pada Selasa (01/09/2026).

Menurut Plh. Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Cahya H. Harefa, menyampaikan bahwa penanaman nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas secara konsisten di lingkungan pendidikan dinilai penting untuk membentuk karakter sekaligus memperkuat budaya antikorupsi di masyarakat.

Cahya menjelaskan, penerapan PAK di sekolah dan madrasah perlu berjalan melalui dua strategi yang saling menguatkan, yakni menginternalisasi nilai-nilai integritas kepada peserta didik sekaligus membangun ekosistem pendidikan yang mendukung penerapannya.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Pendidikan Jenjang Menengah dan PTKL pada Direktorat Jejaring Pendidikan KPK Anis Wijayanti, memaparkan bahwa menurut Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan tahun 2024 mencatatkan skor 69,50 untuk karakter peserta didik, ekosistem, dan tata kelola pendidikan.

“Angka 69,50 menggambarkan ada sedikit upaya perbaikan tapi belum merata dan bukan angka yang baik. Padahal harapan kita, pendidikan menjadi garda terdepan untuk membentuk karakter antikorupsi dari setiap individu,” ungkap Anis.

Untuk menjawab tantangan tersebut, KPK merumuskan penguatan pada lima area dalam Peta Kompetensi Pendidikan Antikorupsi. Kelima area tersebut dirancang untuk membangun karakter dan perilaku berintegritas sekaligus meminimalkan risiko terjadinya perilaku koruptif.