Ambon, Pena-Rakyat.com – Universitas Darussalam (Unidar) Ambon sebagai salah satu kampus strategis di Maluku membutuhkan pemimpin yang bukan hanya memahami administrasi, tetapi juga mampu merangkul, mendengar, dan memberi arah yang jelas bagi mahasiswa. Di tengah tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompleks, sosok seperti Syawal Zakaria hadir sebagai figur yang layak dipertimbangkan untuk menahkodai Unidar Ambon.
Syawal dikenal dekat dengan mahasiswa. Ia tidak sekadar hadir di ruang-ruang seremonial, melainkan terjun langsung membantu persoalan nyata yang dihadapi mahasiswa. Mulai dari urusan akademik, hingga advokasi kebutuhan mahasiswa, ia selalu membuka diri dan menjadikan keberpihakannya pada mahasiswa sebagai panggilan moral. Kedekatan ini menumbuhkan rasa percaya dan menjadikan dirinya sebagai jembatan antara mahasiswa dan institusi. Di lingkungan kampus beliau identik dengan sebutan bapaknya para mahasiswa hal ini karena kedekatan beliau dengan para mahasiswa.
Lebih dari itu, Syawal juga dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Ia percaya, mahasiswa bukan hanya objek pendidikan, tetapi subjek perubahan yang harus melahirkan gagasan, kritik, serta solusi untuk masyarakat. Semangat ini selaras dengan jati diri perguruan tinggi yang tidak boleh hanya menjadi menara gading, melainkan pusat lahirnya intelektual progresif.
Pengalaman kepemimpinan Syawal selama menjadi WR III Unidar Ambon menjadi bukti nyata kapasitasnya dalam menahkodai Unidar Ambon kedepan. Dalam kapasitasnya tersebut, ia terbiasa mengelola dinamika gagasan, mengayomi mahasiswa dengan latar belakang yang beragam, sekaligus menyusun strategi bagi perkembangan mahasiswa kedepannya Modal sosial dan kepemimpinan ini adalah aset penting yang dibutuhkan seorang pemimpin universitas.
Unidar Ambon membutuhkan nakhoda yang bisa menjaga marwah akademik sekaligus menumbuhkan iklim intelektual yang sehat. Dengan integritas, kepedulian, serta kedekatannya dengan mahasiswa, Syawal Zakaria adalah sosok yang mampu membawa Unidar Ambon menuju masa depan yang lebih maju, kritis, dan berdaya saing.
(Oleh: Jihad Nahumarury)








