Ambon, Pena-Rakyat.com – Sekretariat DPRD Kota Ambon akan menggelar sejumlah agenda yang melibatkan masyarakat, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta sejumlah instansi vertikal dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni 2 dan 3 September 2026.
Sekretaris DPRD Kota Ambon Alfian Lewenussa, mengatakan salah satu agenda utama yang disiapkan adalah pameran hasil-hasil kinerja DPRD Kota Ambon.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengetahui berbagai aktivitas dan capaian lembaga legislatif selama menjalankan tugas dan fungsi kedewanan.
Selain pameran kinerja, DPRD Kota Ambon juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi dengan menjual dan mempromosikan produk mereka. “UMKM itu sekitar 55,” ujar Alfian pada senin (31/08/2026).
Menurutnya, seluruh UMKM yang terlibat tidak dikenakan biaya atau gratis. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada pelaku usaha lokal agar dapat memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat.
Tidak hanya melibatkan UMKM, kegiatan tersebut juga akan menghadirkan sejumlah layanan publik dari instansi vertikal.
Salah satunya adalah Kantor Imigrasi yang akan memberikan pelayanan keimigrasian, termasuk informasi dan layanan terkait pembuatan paspor.
Selain itu, Kejaksaan Negeri juga akan berpartisipasi melalui pelayanan dan edukasi di bidang hukum kepada masyarakat.
Sementara itu, Kementerian Hukum Kantor Wilayah Maluku turut dilibatkan, khususnya dalam memberikan pemahaman terkait legalitas dan badan hukum bagi pelaku UMKM.
Alfian menjelaskan, legalitas menjadi salah satu hal penting bagi pelaku UMKM karena usaha yang berkembang perlu memiliki dasar hukum yang jelas.
“UMKM ini kan harus berbadan hukum, harus punya dasar hukum,” jelasnya.
Keterlibatan Kementerian Hukum diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memahami proses legalisasi usaha sekaligus mendorong mereka agar semakin tertib secara administrasi dan hukum.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Sekretariat DPRD Kota Ambon juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak swasta dan BUMN.
Alfian berharap rangkaian kegiatan selama dua hari itu tidak hanya menjadi ajang menampilkan hasil kinerja DPRD, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara DPRD, masyarakat, pelaku UMKM, dan instansi pelayanan publik.
Kegiatan tersebut juga akan diramaikan dengan berbagai agenda seni dan kegiatan lainnya sehingga masyarakat dapat menikmati rangkaian acara sekaligus memperoleh akses terhadap berbagai layanan yang disediakan.










