Ambon, Pena-Rakyat.com – Rutan Kelas IIA Ambon menyelenggarakan Natal Tahun 2025 bersama warga binaan dengan penuh suka cita pada hari Senin (08/12/2025).
Perayaan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Masyarakat Desa (DP3AMD) Kota Ambon Meggy M. Lekatompessy.,S.STP.,M.Si yang mewakili Walikota Ambon; Kabag Umum Ditjenpas Maluku Sarwono yang juga mewakili Kanwil Ditjenpas Maluku; serta para pimpinan UPT se-Kota Ambon, Danyon Raider 733 Masariku, tokoh agama dari berbagai denominasi, dan tamu undangan lainnya.
Dalam Ibadah Natal yang disampaikan Pdt. A. Lohy, firman Tuhan dari Amsal 10:12, ditegaskan sebagai pesan bahwa kasih Allah tidak dibatasi ruang dan keadaan.
“Di tempat ini pun Allah mencari saudara-saudara. Ia tidak berhenti mencari dan mengasihi,”terang Pdt. Lohy.
Amsal 10:12 menunjukkan dua realitas hidup: kebencian yang melahirkan luka dan konflik, serta kasih yang membuka ruang pemulihan. Menurutnya, keberadaan warga binaan di rutan bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi proses menuju pemulihan diri,”jelasnya.
Ini adalah proses yang Tuhan izinkan. Bagian dari itu adalah mengampuni diri sendiri serta membuka diri pada perubahan,”urainya.
Tembok dan jeruji bukan batas bagi karya Tuhan. “Hidup saudara tidak berhenti di ruangan ini. Tuhan menyediakan masa depan yang panjang bagi saudara,”tambahnya.
Perayaan Natal ini juga diwarnai sambutan dari Kanwil Ditjenpas Maluku yang diwakili Kabag Umum Ditjenpas Maluku Sarwono.
Sarwono menegaskan bahwa makna Natal sangat relevan dengan tugas pemasyarakatan yang menjunjung nilai kemanusiaan, pelayanan, dan pengampunan.
Melalui komitmen Natal ini, kita diingatkan kembali untuk bekerja dengan hati, memberikan pembinaan dengan pendekatan humanis, serta menjaga integritas dalam setiap tugas,”jelasnya.
Perayaan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen memperteguh persaudaraan dan memperkokoh kerja sama di lingkungan pemasyarakatan,”tekannya.
Sementara itu, Kepala Rutan Ambon Yudhi Rizaldhy dalam kesan dan pesan Natalnya menyampaikan syukur atas penyertaan Tuhan sehingga perayaan dapat berlangsung penuh suka cita.
Natal mengingatkan kita bahwa cahaya selalu hadir, bahkan dalam masa penuh tantangan. Harapan tidak pernah padam, dan setiap kebaikan sekecil apa pun dapat membawa perubahan besar,”terang Yudhi.
Bekerjalah dengan hati, saling mendukung, dan menjadi terang bagi sesama di lingkungan kerja,”pesannya.
Semoga damai dan suka cita Natal selalu menyertai kita dalam setiap langkah dan pelayanan,”pungkasnya.
Acara Natal ini ditutup dengan pembagian bingkisan kepada warga binaan dan makan bersama.
