Pemkot Ambon tidak campur urusan mata rumah negeri soya

by -2 views

Ambon, Pena-Rakyat.com – Kabag Pemerintah Kota Ambon Florensia Matahelumual menegaskan kalau Pemkot Ambon tidak mencampuri proses dalam mata rumah Negeri Soya terkait penentuan Raja definitif.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Pemerintahan Kota Ambon Florensia Matahelumual pada Rabu (01/04/2026).

Menurut Florensia, langkah-langkah yang diambil pemerintah kota selama ini telah sesuai dengan ketentuan dan putusan yang berlaku. Salah satunya adalah pembatalan Surat Keputusan (SK) sebelumnya serta penunjukan pejabat sementara guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan.

“Jadi sesuai dengan putusan, kami sudah menempatkan pejabat dan membatalkan SK sebelumnya. Itu dilakukan agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” jelas Florensia.

Setelah tahapan tersebut, proses selanjutnya sepenuhnya berada di tangan mata rumah Negeri Soya sebagai bagian dari mekanisme adat yang memiliki kewenangan dalam menentukan figur Raja definitif,”tambahnya.

“Prosesnya sementara berjalan, mata rumah parentah Negeri Soya sementara melakukan rapat dalam rangka memilih dan mengusulkan calon Raja definitif. Hasilnya nanti akan disampaikan kepada Saniri Negeri dan selanjutnya diteruskan kepada Bapak Penjabat (Pj) untuk kemudian disampaikan kepada Pemerintah Kota Ambon,”ucapnya.

Pemerintah kota memilih untuk menghormati proses adat yang sedang berlangsung. Ia menyebut, intervensi dari pihak pemerintah justru berpotensi memperkeruh situasi dan tidak sejalan dengan prinsip penghormatan terhadap adat istiadat,”tegasnya.

“Pemerintah kota tidak akan mengintervensi karena ini merupakan urusan adat. Jadi biarlah diselesaikan melalui mekanisme adat di mata rumah Negeri Soya,”jelasnya.

Lebih jauh, ia mengakui bahwa dinamika yang terjadi dalam mata rumah Negeri Soya menjadi perhatian pemerintah. Namun demikian, pendekatan yang diambil tetap mengedepankan penyelesaian secara damai dan bermartabat.

“Kami tentu berharap semua persoalan yang terjadi bisa diselesaikan dengan baik, tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan. Stabilitas itu penting, baik untuk masyarakat maupun jalannya pemerintahan,”terangnya.

Kehadiran Raja definitif dalam memastikan sistem pemerintahan berjalan optimal. Menurutnya, keberadaan pemimpin definitif akan berdampak langsung pada efektivitas administrasi dan pelayanan publik,”tekannya.

“Kalau Raja definitif sudah ada, maka seluruh proses administrasi pemerintahan bisa berjalan lebih maksimal. Pelayanan kepada masyarakat juga akan lebih tertata dan terarah,”ucapnya.

Proses ini tidak boleh dilihat hanya sebagai kepentingan kelompok tertentu, melainkan menyangkut kepentingan masyarakat secara luas,”Ingatnya.

“Ini bukan hanya soal mata rumah Negeri Soya, tetapi menyangkut kepentingan masyarakat. Karena itu, kami berharap proses ini bisa segera mencapai titik temu yang baik,”tandasnya.

Dengan tetap menjaga netralitas dan menghormati adat, Pemerintah Kota Ambon berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar hingga menghasilkan keputusan yang diterima semua pihak, demi terciptanya pemerintahan yang stabil dan pelayanan publik yang optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.