Mendagri pimpin rapat pengendalian inflasi daerah

by -1 views

Jakarta, Pena-Rakyat.com – Dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang berlangsung secara hybrid pada hari Selasa (02/09/2025) Gedung Sasana Bhakti Praja, saya memberikan atensi terhadap daerah yang angka inflasinya masih di atas 3,5 persen. saya menghimbau daerah dengan inflasi tinggi segera melakukan langkah pengendalian.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi secara year on year pada Agustus 2025 sebesar 2,31 persen. Sementara itu, inflasi pada Agustus 2025 dibanding Juli 2025 mengalami deflasi sebesar 0,08 persen.

Kondisi inflasi secara nasional terbilang terkendali. Terlebih, pemerintah menargetkan inflasi nasional berada di angka 1,5 hingga 3,5 persen. Angka ini dinilai sebagai titik seimbang yang mampu menguntungkan konsumen maupun produsen.

Di lain sisi, daerah yang inflasinya tinggi perlu segera menggelar rapat untuk mencari penyebabnya. Apakah suplainya yang kurang, barang apa dan kemudian apakah distribusinya yang macet.

Pemerintah pusat juga akan melakukan intervensi melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog untuk mengendalikan inflasi di daerah. Pemerintah bakal melihat komoditas apa saja yang membuat inflasi di sejumlah daerah masih tinggi.

Secara umum, sejumlah komoditas yang perlu diwaspadai karena memberikan andil besar terhadap inflasi, seperti bawang merah dan beras. Saat ini, pemerintah terus melakukan intervensi melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar harganya tetap terkendali. (Hasbi)