Ambon, Pena-Rakyat.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn.) Nono Sampono, melakukan kunjungan kerja reses ke Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon pada Senin (11/05/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi, memantau kondisi riil, sekaligus memperkuat koordinasi dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pengelolaan sampah di Kota Ambon.
Fokus utama kunjunganDalam pertemuan dengan jajaran DLHP Kota Ambon, Bapak Nono Sampono mengarahkan pembahasan pada tiga isu utama, yakni:
(1) pengelolaan sampah rumah tangga dan non‑rumah tangga,
(2) pemeliharaan dan pengembangan lingkungan hidup perkotaan, serta
(3) pembangunan dan penataan infrastruktur pengelolaan sampah di seluruh kecamatan.
Pengelolaan sampah di Kota AmbonKepala DLHP Kota Ambon memaparkan bahwa Kota Ambon menghasilkan rata‑rata sekitar 256,41 ton sampah per hari, dengan kapasitas angkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Toisapu baru sekitar 180,5 ton per hari.
Pemerintah Kota Ambon terus memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis collection point yang dilengkapi WSBIN (wadah sampah), serta membangun TPS higienis di berbagai kecamatan untuk menekan pembuangan sembarangan.
Dalam diskusi, Bapak Nono Sampono menegaskan bahwa penanganan sampah tidak hanya soal teknis pembuangan, tetapi bagian penting dari upaya mewujudkan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Ambon telah menempatkan pengelolaan sampah sebagai program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2025–2029, lengkap dengan rencana aksi pengurangan dan penanganan sampah berbasis pengurangan di sumber.
Infrastruktur pengelolaan sampah Dalam kunjungan ini, Bapak Nono Sampono juga mengamati progres pembangunan infrastruktur pengolahan sampah modern berbasis Material Recovery Facility (MRF) dan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) yang direncanakan Pemkot dengan anggaran sekitar Rp11 miliar.
Fasilitas ini ditargetkan mampu mengurangi volume sampah ke TPA, meningkatkan pemilahan dan daur ulang, serta meminimalkan emisi gas rumah kaca dari sisa sampah yang masih harus dibuang.
Tindak lanjut dan komitmen bersamaSebagai tindak lanjut kunjungan, DLHP Kota Ambon dan Bapak Nono Sampono bersepakat untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam hal dukungan anggaran, teknologi pengelolaan sampah, serta fasilitasi kerja sama dengan lembaga dan pelaku usaha pengelola sampah.
Pemerintah Kota Ambon juga berkomitmen memperluas jaringan Bank Sampah dan TPST di masing‑masing kecamatan agar pengelolaan sampah semakin terpadu dan berkelanjutan.
