Kementerian ESDM buka suara terkait penolakan warga

by -2 views

Jakarta, Pena-Rakyat.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait penolakan warga terhadap rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Gunung Ungaran, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi memastikan rencana pengeboran panas bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran akan mengacu pada kajian teknis, keselamatan, serta perlindungan lingkungan dan kawasan cagar budaya.

Eniya mengatakan titik pengeboran tidak berada di lokasi Candi Gedong Songo. Ia menyebut lokasi yang menjadi titik kegiatan pengeboran berbeda dan berjarak dari kawasan candi.

“Kemarin sudah disampaikan dengan media Kementerian ESDM bahwa sesuai dengan acuan teknis, lalu dengan keselamatan, ya kita memperhatikan hal itu,” kata Eniya saat ditemui dalam EBTKE Connect 2026 di Jakarta, Rabu (02/09/2026).

“Nanti kita komunikasikan ke masyarakat juga, nanti kita harus dampingi, dampingi bahwa tempatnya itu berbeda. Tempat ngebornya yang dibilang itu berbeda, jauh,” tambahnya saat ditanya soal lokasi pengeboran dan jaraknya dengan Candi Gedong Songo.

Pernyataan itu disampaikan di tengah penolakan sebagian warga atas rencana eksplorasi panas bumi di Gunung Ungaran. Kekhawatiran yang disuarakan antara lain terkait kemungkinan dampak terhadap sumber mata air, pertanian, kawasan hutan, serta situs Candi Gedong Songo.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.