Ambon, Pena-Rakyat.com – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di RT 003/RW 001, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Jumat (28/08/2026) pagi.
Insiden yang dipicu oleh musibah saat memasak ini menghanguskan 7 unit rumah warga dan toko, serta 20 pintu kamar rumah kos milik Ibu Umi Warda.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 09.45 WIT. Api pertama kali muncul dari tempat tinggal Ibu Nur ketika anaknya Ara (15) sedang memasak.
Kompor yang tiba-tiba jatuh menyambar bangunan dan dengan cepat merambat ke indekos Ibu Umi Warda hingga menghanguskan pemukiman di sekitarnya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon mengerahkan kekuatan penuh dari Peleton A, didukung bantuan personil Peleton B dan C.
Sebanyak 62 personel diturunkan ke lokasi kejadian bersama 5 unit mobil pemadam dari Pos Mako, 1 unit dari Pos Passo, serta 2 unit armada dari BPBD.
Proses pemadaman berlangsung sengit dan penuh risiko. Sebanyak 5 personel pemadam kebakaran dilarikan ke RS sementara akibat luka-luka di lapangan: 1 petugas dilarikan ke RS GPM akibat tertimpa balok kayu di bagian kepala, 2 petugas mengalami luka di bagian punggung dan tangan akibat tertimpa reruntuhan tembok, 1 petugas mendapat 3 jahitan di Puskesmas Rijali akibat tertusuk paku, 1 petugas dilarikan ke RS Bhakti Rahayu juga akibat tertusuk paku.
Selain petugas, musibah ini memakan korban dari pihak warga sipil: 2 warga atas nama Bpk. Fuat Waliulu dan Sarianto mengalami sengatan listrik dan langsung dilarikan ke RS Siloam, 1 warga mengalami luka di bagian kepala akibat kejatuhan puing atap rumah dan telah mendapatkan penanganan medis langsung dari tim damkar di lokasi.
Setelah berjuang selama lebih dari 6 jam di lapangan, situasi akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman pada pukul 16.04 WIT sebelum seluruh armada ditarik kembali ke Mako Damkar.
Warga Kota Ambon dihimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran di rumah tangga.










