Texas, Pena-Rakyat.com – Wakil Menteri ESDM RI Yuliot menyampaikan posisi Indonesia dalam G20 Energy Abundance Ministerial Meeting di Houston, Texas, Amerika Serikat, 14–16 September 2026.
Indonesia mendorong ketahanan energi yang kuat, sekaligus memastikan energi tetap terjangkau dan mudah diakses.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan produksi minyak, implementasi B50, pengembangan 69,5 GW kapasitas listrik dengan 76% energi terbarukan, serta pengembangan 100 GWp PLTS.
Transisi energi harus berjalan beriringan dengan ketahanan dan akses energi, dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing negara.











