HUT ke-122 jemaat GPM Rehoboth, Walikota Ambon: Rehoboth telah melahirkan banyak pelayan dan pemimpin

by -0 views

Ambon, Pena-Rakyat.com – Perjalanan panjang Jemaat GPM Rehoboth yang kini memasuki usia ke-122 tahun mendapat apresiasi dari Walikota Ambon Bodewin Wattimena.

Menurutnya, selama lebih dari satu abad berdiri, Jemaat GPM Rehoboth telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan Kota Ambon melalui lahirnya pelayan Tuhan, tokoh masyarakat, hingga para pemimpin yang mengabdi bagi daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Wattimena saat menghadiri ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-122 Jemaat GPM Rehoboth yang berlangsung di Gereja Rehoboth, Ambon, Jumat (10/07/2026).

Turut hadir Anggota MPH Sinode GPM Pnt. Phil M. Latumaerissa, Ketua Klasis GPM Pulau Ambon Pdt. W.A. Beresaby, unsur Forkopimcam, para pelayan gereja, serta warga Jemaat GPM Rehoboth.

Mengusung tema “Rumahku, Gerejaku: Memberi dari Kelimpahan Syukur dalam Penyertaan-Nya” yang diambil dari Kolose 3:16-17, perayaan HUT kali ini menjadi momentum untuk meneguhkan gereja sebagai rumah iman yang menumbuhkan kasih, mempererat persaudaraan, dan menggerakkan umat agar tetap setia dalam pelayanan.

Dalam sambutannya, Walikota mengatakan usia 122 tahun merupakan perjalanan iman yang panjang dan penuh penyertaan Tuhan. Menurutnya, GPM Rehoboth telah menjadi bagian penting dari sejarah Kota Ambon.

“Selama lebih dari satu abad, Jemaat GPM Rehoboth telah melahirkan banyak pelayan Tuhan, tokoh masyarakat, pemimpin, serta warga jemaat yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan Kota Ambon,” ujarnya.

Ia menambahkan, perjalanan panjang tersebut tidak terlepas dari penyertaan Tuhan yang terus memampukan jemaat untuk bertumbuh dalam iman dan pelayanan.

Karena itu, peringatan HUT tidak boleh dimaknai sekadar mengenang sejarah, tetapi menjadi kesempatan memperkuat komitmen menghadirkan kasih Kristus melalui pelayanan yang nyata di tengah kehidupan bermasyarakat.

Wattimena menegaskan Pemerintah Kota Ambon meyakini keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas spiritual masyarakat sebagai modal utama pembangunan manusia.

Dalam konteks itu, gereja memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang berkarakter, berintegritas, peduli terhadap sesama, serta mampu menjaga persaudaraan dan perdamaian.

Ia juga mengajak seluruh warga Jemaat GPM Rehoboth untuk terus mendukung visi Pemerintah Kota Ambon dalam mewujudkan Ambon yang Manise, inklusif, toleran, dan berkelanjutan.

Menurutnya, semangat persaudaraan harus terus dipelihara agar kota ini tetap menjadi rumah bersama yang aman, damai, dan nyaman bagi semua orang.

Perayaan syukur HUT ke-122 Jemaat GPM Rehoboth ditutup dengan tiup lilin, pemotongan kue ulang tahun, serta penyerahan hadiah kepada dia pemenang lomba kostum terbaik sebagai bagian dari sukacita perayaan bersama seluruh warga jemaat.