Ambon, Pena-Rakyat.com – Pemerintah Kota Ambon membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Kerajaan Belanda.
Hal ini disampaikan saat Walikota Ambon Bodewin Wattimena menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen bersama rombongan di balai kota, pada Selasa (07/04/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang strategis, mulai dari investasi di sektor pendidikan, penguatan budaya, hingga pengembangan ekonomi di Kota Ambon.
Kunjungan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan bilateral yang selama ini telah terjalin antara Ambon dan Belanda.
“Pemerintah Kota Ambon menyambut baik rencana kerja sama ini. Kami melihat ada banyak potensi yang bisa dikembangkan bersama, terutama di bidang pendidikan, budaya, dan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ucap Wattimena.
Dalam pertemuan yang turut dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wattimena menegaskan bahwa kolaborasi antara Ambon dan Belanda bukan hal baru. Selama ini, kedua pihak telah menjalin kerja sama di berbagai sektor.
Beberapa di antaranya adalah program kota kembar (sister city) dengan Vlissingen, pengelolaan klinik mata, hingga dukungan dalam sistem pengelolaan persampahan di Kota Ambon.
“Kerja sama ini sudah berjalan cukup lama dan memberikan dampak positif. Ke depan, kami berharap hubungan ini bisa semakin ditingkatkan dalam bentuk investasi yang konkret,”terangnya.
Sementara itu, Dubes Belanda Marc Gerritsen menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Ambon, khususnya atas dukungan terhadap Tim Nasional Belanda dalam berbagai ajang internasional.
Ia bahkan berencana kembali ke Ambon pada Juni mendatang untuk menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) bersama masyarakat saat Timnas Belanda berlaga di ajang Piala Dunia.
“Kami sangat menghargai antusiasme warga Ambon terhadap Belanda, termasuk dalam sepak bola. Kami berharap bisa kembali dan merasakan kebersamaan itu secara langsung,” kata Gerritsen.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan antara Pemerintah Kota Ambon dan Kerajaan Belanda, sekaligus membuka peluang investasi yang berdampak bagi pembangunan daerah.
