Ambon, Pena-Rakyat.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kota Ambon berhasil menembus tiga besar nasional dalam ajang penilaian Program Inklusi Keuangan dan akan mengikuti tahapan paparan untuk menentukan posisi sebagai juara pertama, kedua, atau ketiga.
Kabar membanggakan tersebut disampaikan Walikota Ambon saat memimpin Apel Pagi Pemerintah Kota Ambon yang dirangkaikan dengan kegiatan perlindungan sosial, kerja bakti, serta Gerakan Tanam Gadihu (GERTAG) di Lapangan Apel Balai Kota Ambon, Jumat (24/07/2026).
Dalam arahannya, Walikota mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota dan masyarakat untuk bersyukur sekaligus bangga atas capaian tersebut.
“Katong bersyukur bahwa Kota Ambon sementara masuk dalam tiga terbaik nasional untuk Program Inklusi Keuangan.
Nanti katong akan mengikuti paparan untuk menentukan juara satu, dua, atau tiga. Juara tiga juga tidak apa-apa, karena ini tingkat nasional, bukan tingkat kecamatan. Ambon harus bangga dengan inovasi yang sudah katong lakukan,” ujarnya.
Menurut Walikota, salah satu inovasi yang menjadi perhatian tim penilai adalah Program BETA, yang diluncurkan pada Oktober tahun lalu sebagai bentuk komitmen Pemkot Ambon dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja rentan.
Melalui program tersebut, sebanyak 25.000 pekerja rentan telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berasal dari berbagai profesi seperti pengemudi ojek, tukang becak, nelayan, petani, buruh, penyapu jalan, buruh pasar, hingga pekerja informal lainnya.
Ia menjelaskan, program ini memberikan perlindungan apabila peserta mengalami kecelakaan kerja maupun meninggal dunia saat menjalankan pekerjaannya. Ahli waris berhak menerima santunan kematian, santunan cacat, hingga bantuan beasiswa bagi anak peserta sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau terjadi musibah saat bekerja, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan. Yang biasa katong serahkan di sini sebesar Rp42 juta kepada ahli waris, ditambah beasiswa Rp10 juta. Itulah bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat,” jelasnya.
Walikota menegaskan bahwa capaian masuk tiga besar nasional menjadi bukti bahwa berbagai inovasi yang dilakukan Pemkot Ambon tidak hanya mendapat pengakuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia pun mengajak seluruh warga Ambon untuk memberikan doa dan dukungan agar Kota Ambon mampu meraih hasil terbaik pada tahap akhir penilaian nasional.
“Doakan supaya Kota Ambon bisa meraih prestasi terbaik dan semakin menunjukkan bahwa inovasi yang dilakukan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
