Ambon, Pena-Rakyat.com – Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Librecht Tamaela, menyatakan dukungan terhadap inisiatif Kodam XV/Pattimura dalam mengembangkan kawasan Sungai Waitomu menjadi ruang publik.
Ia menilai langkah tersebut merupakan bentuk inovasi yang dapat membantu pemerintah daerah di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD).
Dukungan itu disampaikan Mourits dalam Forum Group Discussion (FGD) pengembangan dan pemanfaatan Sungai Waitomu yang berlangsung di Serambi Kehormatan Makodam XV/Pattimura, Ambon, Kamis (29/10/2026).
Menurut Mourits, inisiatif yang dilakukan Kodam patut mendapat dukungan bersama, terlebih pembangunan tersebut dinilai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Ambon.
“Bapak berdua nih, Kodam dan BWS ini instansi pemerintah pusat. Ya kalau di daerah yang sudah dibikin setengah mati dengan efisiensi, pemotongan TKD dan lain-lain, Disuruh berinovasi, Kodam sudah punya inisiatif untuk berinovasi membantu daerah. Ayo kita sama-sama menyuarakan ini,” ujar Mourits.
Ia menegaskan, pembangunan ruang publik tersebut perlu dilihat dari sisi manfaatnya bagi masyarakat, bukan semata-mata siapa pihak yang menginisiasi atau melaksanakannya.
“Karena ini bukan untuk Kodam mau cari profit, ya. Kita lihat manfaatnya. Manfaatnya luar biasa,” katanya.
Mourits juga mengingatkan peran TNI yang selama ini hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk ketika terjadi bencana. “Apa lagi TNI, di mana-mana ada bencana, disitu ada TNI, Pak,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap penataan Sungai Waitomu. Meski demikian, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan pembangunan Jembatan Wai Tomu untuk dihentikan sementara hingga seluruh persyaratan perizinan terpenuhi.








