Ambon, Pena-Rakyat.com — Menghadapi kemarau panjang yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan serta munculnya kabut asap, Walikota Ambon memimpin doa bersama saat apel pagi di Balai Kota Ambon, Senin (12/10/2026).
Doa tersebut dipanjatkan sebagai ungkapan harapan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar hujan segera turun dan kondisi alam kembali membaik.
Fenomena El Niño yang dapat memperparah kondisi kering di sejumlah wilayah menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai. Cuaca kering berkepanjangan dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, sementara kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta berdampak pada kesehatan dan kualitas udara.
Dalam suasana apel pagi tersebut, Walikota Ambon mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon untuk memperkuat doa, kepedulian, dan kebersamaan dalam menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan.
Ia juga meminta para camat, lurah, para raja, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar senantiasa berdoa di setiap kesempatan, memohon agar Tuhan memberikan hujan dan menjauhkan masyarakat dari berbagai bencana akibat kekeringan.
Ajakan ini diharapkan tidak hanya menjadi penguatan spiritual bagi aparatur pemerintah, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat gotong royong dan kepedulian di tengah masyarakat.
Doa perlu berjalan seiring dengan tindakan nyata, seperti mencegah pembakaran lahan secara sembarangan, menjaga lingkungan, menghemat penggunaan air, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Terkait prakiraan curah hujan yang disebut akan meningkat kembali pada Maret 2027, masyarakat diharapkan terus mengikuti informasi dan pembaruan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai pedoman dalam mengantisipasi perubahan cuaca.
Melalui doa dan kerja bersama, Pemerintah Kota Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap berharap, menjaga alam, dan memperkuat persaudaraan dalam menghadapi kemarau panjang.
Semoga hujan segera turun, kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah, kabut asap berkurang, serta Kota Ambon dan seluruh masyarakat senantiasa berada dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.








